
Samarinda – Pendopo Sinergi di Kantor BPK Perwakilan Kaltim menjadi saksi bagi lahirnya sebuah inisiatif baru dalam mengelola keuangan daerah. Kegiatan bertajuk “BPK Menyapa Stakeholders” menggandeng berbagai pihak, mulai dari Sekretaris Daerah, inspektur daerah, hingga media, dalam sebuah diskusi yang bertujuan untuk memperkuat transparansi dengan sentuhan humanis, Selasa (17/12/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-78 BPK RI, sekaligus mencerminkan semangat BPK Kaltim untuk mempererat hubungan dengan pemangku kepentingan melalui komunikasi yang lebih terbuka dan empatik. Agus Priyono, Kepala BPK Kaltim, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya tidak hanya sekadar menjalankan tugas audit, tetapi juga menjalin kemitraan yang produktif dengan pemerintah daerah.
“BPK berupaya menjadi mitra yang strategis dalam memperbaiki akuntabilitas. Dialog semacam ini adalah upaya kami untuk membangun pemahaman yang lebih dalam antara kami dan pemerintah daerah,” ungkap Agus.
Format acara yang santai namun tetap substansial menciptakan atmosfer yang hangat, di mana para peserta dapat berdiskusi mengenai tantangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Acara ini juga memberikan kesempatan kepada para inspektur daerah dan media untuk berinteraksi langsung dalam sesi tanya jawab. Para peserta dapat mengajukan pertanyaan dan memberikan pandangan mereka, dengan harapan menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai peran BPK dalam mendorong transparansi.
“Dialog ini kami harapkan dapat memperkuat sinergi antara BPK dan pemerintah daerah, serta memberikan kesempatan bagi publik untuk lebih memahami proses akuntabilitas yang kami jalankan,” tambahnya.
Media, dalam acara ini, mendapat perhatian khusus. BPK Kaltim memandang media sebagai mitra yang penting dalam menyebarkan informasi yang akurat tentang hasil pemeriksaan keuangan kepada masyarakat.
Heldiyanur, Bendahara Umum PWI Kaltim, mengapresiasi langkah BPK Kaltim yang membuka ruang dialog seperti ini, dengan harapan agar para jurnalis bisa lebih memahami laporan BPK dan menyampaikannya secara tepat kepada publik.
“Kami merasa sangat dihargai dan diberi pemahaman yang lebih jelas. Pendekatan ini tentunya akan membantu kami dalam menjaga keselarasan pandangan agar tidak terjadi kesalahan interpretasi,” ujar Heldi.
Melangkah Bersama Menuju Transparansi yang Lebih Baik Dengan semangat transparansi yang mengedepankan humanisme, kegiatan “BPK Menyapa Stakeholders” diharapkan dapat memperkuat hubungan antara BPK, pemerintah daerah, media, dan masyarakat.(Sha)